BERANDA

Cari Blog Ini

Selasa, 30 November 2010

ST12 : Aku Terjatuh

Aku terjatuh

Aku terjatuh lagi di pelukanmu
Aku terjatuh
Aku terjatuh lagi di pelukanmu

Ku sadar dirimu tak pernah dalam jiwa
Ku bosan menunggu dirimu yang tak bisa

Aku terjatuh
Aku terjatuh lagi di pelukanmu (dipelukanmu)
Aku terjatuh
Aku terjatuh lagi di pelukanmu

Sudah ku bilang hapus airmata
Cinta ku hilang meninggalkanmu
Kamu tlah berbeda setengah gila
Hidupku terasa terasa mimpi

Sudah ku bilang hapus air mata
Cinta ku hilang meninggalkanmu
Kamu tlah berbeda setengah gila
Hidupku terasa terasa hampa

Senin, 29 November 2010

Penangkapan Hantu Cewek Mirip Casper

Warga kelurahan Mimbaan, Situbondo, Jawa Timur, digegerkan dengan penangkapan sosok berwarna putih yang dianggap sebagai hantu di rumah Agus (40), warga setempat, Minggu (28/11/2010).

Sesuatu yang katanya gaib itu berhasil ditangkap dengan bantuan paranormal dan langsung dimasukkan dalam botol. Kata warga pula, hantu itu sering menampakkan diri dan mengganggu keluarga pemilik rumah tersebut.

Salah seorang putra pemilik rumah, Rangga (24), mengaku selama ini dirinya sering diganggu dengan adanya penampakan sosok putih di dalam kamarnya. Hantu cewek itu sering muncul saat Rangga sedang tidur di kamarnya.

”Hantu itu tidak hanya muncul, tetapi juga sering mengganggu dan menindih saya,” ujar Rangga, kepada wartawan.

Merasa sering terganggu, akhirnya Rangga menceritakan kejadian tersebut kepada orang- tuanya. Mendengar penuturan putranya, orangtua Rangga langsung meminta bantuan pananormal untuk mengusir makhluk gaib itu.

Setibanya di rumah yang baru dua bulan ditempati pemiliknya itu, paranormal tersebut langsung melakukan ritual di sekitar rumah. Setelah menunggu beberapa jam, akhirnya makhluk yang sering mengganggu Rangga itu berhasil ditangkap.

Untuk menyakinkan pemilik rumah dan warga, sosok makhluk putih yang ditangkap itu dimasukkan dalam botol.

”Alhamdulillah berhasil. Mungkin saya bohong, tetapi coba perhatikan dan lihat sendiri isi botol ini,” terang paranormal yang tidak mau disebut jati dirinya itu. Saat difoto, sosok putih itu juga dapat terekam, mirip karakter Casper dalam film kartun.

Pemilik rumah, Agus, mengaku lega hantu cewek itu tertangkap. ”Kami bersyukur, sebab tanpa bantuan Allah, mustahil makhluk gaib itu berhasil ditangkap,” kata Agus.

Agnes Monica di American Music Awards (AMA) 2010

AJANG American Music Awards ( AMA ) tampaknya juga menjadi berkah tersendiri bagi penyanyi Indonesia, Agnes Monica.

Sebagai salah satu host red carped AMA 2010, Agnes Monica menyimpan misi pribadi untuk lebih cepat go Internasional. Agnes pun berusaha semaksimal mungkin agar impiannya untuk go Internasional cepat terwujud. Sejak dia terpilih sebagai salah satu host untuk red carpet AMA, Agnes memang menyiapkan diri secara matang. tak hanya performance, Agnes menyiapkan beragam busana untuk dikenakan di ajang AMA 2010. Dalam beberapa kesempatan, Agnes masih saja menampilkan busana khas budaya Indonesia dengan memakai kebaya dan motif batik.

Agnes bertolak ke Amerika sejak 13 November lalu dan sehari kemudian sudah sampai di Amerika dan menginap di Hotel JW Marriott. Di sana, Agnes melakukan persiapan sebelum malam puncak yang digelar pada 21 November di Nokia Theatre,Los Angeles,AS kemaren. Memasuki malam puncak, Agnes sepertinya tak sabar untuk segera mengikuti kegiatannya. Beberapa kali ia menuliskan komentar di akun Twitter @agnezmon. “Tweez…:) saya akan nyanyi jam 2-3 PM PST atau jam 5 pagiiii WIB tgl 22 November 2010. www.ustream. tv/amas Don’t forget…;),”tulisAgnes. Penampilan Agnes memang tidak bisa dilihat secara live oleh pemirsa TV di rumah. Pasalnya Agnes hanya menjadi host red carpet.

Namun, aksi Agnes ini bisa di lihat di video streaming online, di situ seluruh rangkaian acara red carpet AMA 2010 dapat diakses. Menariknya, di pre-live acara AMA 2010, Agnes Monica tak hanya didapuk sebagai host red carpet semata.

Agnes bahkan juga ikut tampil bersama penyanyi asal Meksiko, Christian Chavez yang juga dikenal sebagai pemain telenovela. Duet keduanya mendapatkan aplaus dari penonton. Mereka menyanyikan lagu berjudul En Donde Estas. Agnes sendiri menyanyikan lagu tersebut dalam tiga bahasa sekaligus, yakni Spanyol, Indonesia dan Inggris, sedangkan Christian tentu menyanyikan lagu tersebut dalam bahasa Spanyol dan Ingris.

Dalam Video streaming tersebut, mereka berdua berduet di tempat seperti aula, tempat semua orang leluasa untuk melihat bertepuk tangan, atau sekedar menonton sambil ngobrol. dengan gaya akustik, duet mereka ternyata cukup mendapatkan apresiasi dari penonton.

Dengan mengenakan busana terbuka warna putih dan rok motif batik, Angnes tampak anggun. Apalagi dengan balutan kalung mutiara yang menghiasi lehernya, membuat Agnes tampak lebih cantik dari biasanya.

Ini adalah beberapa video Agnes Monika di American Music Awards 2010








Minggu, 28 November 2010

Selamat Jalan Oma ( Ida Kusuma )

Oma ( Ida Kusuma ) dikabarkan meninggal dunia saat syuting sinetron favorit yang tayang di SCTV. Aktris tiga zaman yang eksis di dunia akting sejak 1950-an ini, terus menekuni karirnya hingga di usianya yang telah lanjut.

Sebelum Oma meninggal dunia, Kak Verlita Evelyn yang juga salah satu pemeran dalam sinetron Cinta Fitri, sempat syuting satu adegan dengan almarhumah. Bahkan Verlita sempat tiduran bareng saat jeda syuting.

Kak Verlita menangis saat mengetahui Oma meninggal dunia. Kak Verlita bahkan melihat betul saat - saat almarhumah direnggang nyawa. "Oma lagi nunggu karena tidak ada adegan. Sampai akhirnya beliau kejang-kejang. Saya panik, saya ajak rebahan. Akhirnya pingsan dan dibawa ke rumah sakit,"

Menurut Kak Verlita, Oma meninggal dunia saat tengah dibawa ke Rumah Sakit Puri Cinere sekitar pukul 20.30 WIB. Selama ini Kak Verlita tidak melihat kalau almarhum memiliki indikasi penyakit jantung. Ia melihat sosok Ida sebagai nenek yang kuat dan penuh semangat.



Begitu juga dengan Shireen Sungkar yang sangat dekat dengan Oma, karena sama-sama membintangi sinetron Cinta Fitri. Shireen mengaku kehilangan sosok Oma yang sangat berdedikasi.

Shireen mengenal Oma dari sosok ibu dan ayahnya, Fenny Bauty dan Mark Sungkar, yang juga artis senior. "Kami sudah kenal lama, seperti Oma kami sendiri. Terakhir syuting sama Oma itu kemarin. Di luar syuting, Shireen sering jalan bareng dengan almarhumah. "Ke mana saja kami selalu bareng karena selalu tandem sama Oma. Dedikasinya luar biasa, dan dia menghabiskan akhir hidupnya di dunia syuting," tutur Shireen.



Sosok Oma adalah teladan bagi seluruh aktor dan kru sinetron Cinta Fitri. Dedikasi dan loyalitasnya bagi dunia akting ditiru oleh seluruh artis muda dalam sinetron kejar tayang itu. Dalam akting, Oma sering memperoleh peran antagonis sebagai ibu atau mertua yang galak. Ida dikenal dekat dengan aktris Nani Wijaya dan Connie Sutedja.

Ida dikenal sebagai 'Oma' dalam sinetron Cinta Fitri memiliki nama lengkap Siti Endeh Ida Hendarsih Atmadi Kusumah. Ida yang dilahirkan di Jakarta, 31 Agustus 1939 itu dan meninggal 25 November 2010 di Jakarta.

Sabtu, 27 November 2010

Heni Chandra ( Peserta Indonesia's Got Talent )

Anda Penggemar berat Indonesia Got Talents tentu tidak asing dengan Gadis Yang satu ini, yaa…Namanya Heni Candra Hidayah umurnya 20 tahun. Penampilan perdananya pada Audisi Indonesia Got Talent’s di Salah satu TV Swasta Nasional memukau pemirsa dan juri. Tak Kurang Juri Ria Irawan sampai meneteskan air mata dan menutup telinga ketika mendengarkan petikan gitar dan lantunan suaranya yang melengking tinggi.

Heni, Dilahirkan tanpa bisa melihat dunia namun sejak kecil telah dibimbing oleh ibunya untuk menekuni keahlian mengolah vokalnya. Saya yakin, butuh kesabaran ekstra untuk melatih seorang Heni untuk bisa seperti sekarang ini. Cara memetik gitarnya yang “aneh” diluar dari cara kebanyakan orang bermain gitar, ditambah olah vokalnya yang tidak bisa dianggap “kacangan” karena mampu memainkan nada-nada tinggi tanpa kesulitan.

Memiliki talenta bagi Heni adalah wujud sebuah perjuangan. Mengalami kekurangan penglihatan, tekad gadis asal Bandung ini begitu kuat untuk memiliki kemampuan yang dapat dibanggakan.

"Dari kecil memang suka menyanyi dan musik," ujar Heni mengenang masa-masa kecilnya. Adalah sang ayah, Pak Jujun, yang memahami keingintahuan sang anak.

"Mendengar saya main gitar, langsung ia duduk di pangkuan. Udah, saya taruh aja gitarnya di pangkuan. Nah, mulailah dia genjrang-genjreng," kenang ayah Heni tersebut. Bila dari sang ayah Heni belajar musik, maka dari sang ibu Heni belajar mandiri.

"Iya, Heni harus mandiri supaya tidak merepotkan orang," ujar sang ibu yang selalu mendampingi Heni sejak audisi. Mendidik Heni untuk mandiri sejak kecil memang sudah menjadi keputusan kedua orang tuanya. Termasuk memasukan Heni ke sekolah khusus, dimana ia diajar untuk bisa mengurus dirinya sendiri. Wajar, bila siswa kelas 3 SMA SLB Wiyataguna Pajajaran ini sangat akrab dengan penghuni asrama di sekolahnya. Tidak ada yang tahu, saat tampil di semifinal, salah seorang sahabatnya di asrama meninggal dunia akibat sakit.

"Sedih sekali, saat harus tampil mendengar kabar seperti itu. Bahkan sampai saya menangis," kenangnya. Lagu Rindu Setengah Mati milik dmasiv pun seakan menceritakan perasaan Heni saat itu.

Tampil di final, Heni membawakan lagu Rossa yang judulnya Memeluk Bulan. Suara beningnya mampu membius penonton yang menyaksikannya. Namun sayang, Mama Ina sempat mengkritik penampilan Heni yang dinilai kurang maksimal.

Perjuangan Heni di malam berikutnya juga tidak mudah. Ia harus berhadapan dengan Vania dan Deden yang sama-sama memiliki talenta bernyanyi. Seakan menjawab keraguan, Heni kembali ke penampilan awal dengan menggunakan gitar. Juri Ria Irawan pun langsung memujinya.

"Ini Heni yang membuat saya merinding di semifinal," ujar juri yang sejak awal selalu meminta Heni memainkan alat musik. Lagu Percaya Padaku milik Ungu pun tuntas dibawakan. Sayangnya, Heni harus berhadapan dengan King di babak pilihan juri. Siapakah yang terpilih?


Perjuangan Heni ternyata belum berakhir. Pilihan dua juri mutlak memilihnya untuk masuk ke babak 12 besar. Melihat kemenangan Heni bagaikan melihat kemenangan hati. Hati seorang tunanetra bertalenta yang tidak ingin diperlakukan berbeda.


Jumat, 26 November 2010

Ungu : Percaya Padaku



Aku tak tahu apa yang kurasakan
Dalam hatiku saat pertama kali
Lihat dirimu melihatmu
Seluruh tubuhku terpaku dan membisu
Detak jantungku berdebar tak menentu
Sepertinya aku tak ingin berlalu

[*]
Berikan cintamu juga sayangmu
Percaya padaku ku ‘kan menjagamu
Hingga akhir waktu menjemputku

[**]
Ku berikan cintaku juga sayangku
Percaya padaku ku ‘kan menjagamu
Hingga akhir waktu menjemputku
Saat ku tahu kau akan pergi jauh

Izinkan aku ‘tuk selalu menatimu
Untuk katakan ku ingin dirimu
Agar kau tahu betapa ku terlalu
Mencintaimu aku akan menunggu
Hingga dirimu kembali untukku


Back to [*][**]
Tolonglah aku bagaimana diriku
Ungkapkan itu rasa yang membelenggu
Dalam hatiku ku cinta padamu
Back to [*][**]
Back to [*]

Kamis, 25 November 2010

Siswa - siswi Jurusan Manajemen Bisnis'09 di SMK Negeri 1 Blangpidie

Tak terasa sudah 2 tahun meninggalkan SMK Negeri 1 Blangpidie, jadi kangen ne sama kawan2, khususnya kawan satu jurusan, hehehe...... Ini adalah beberapa kawan saya dari SMK Negeri 1 Blangpidie Jurusan Manajemen Bisnis tamatan tahun 2009.

foto ini di ambil ketika kami pergi berekreasi (makan - makan) di Tapaktuan, kebiasaan anak sekolah ketika mau kenaikan kelas, pasti ada acara, ini foto kami waktu kelas 1 lho, hehehe......

1. Kalau yang ini namanya Usri Monica, sering di panggil usri atau monik, orangnya baik walaupun sering berantem di sekolah,,,hehehe. Dia tinggal di Desa Kuta Tuha Blangpidie Aceh Barat daya, dan sekarang dia kuliah di STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya Jurusan Bahasa Inggris.

2. Ini namanya Sutardi, sering di panggil Adi, orangnya baek, Adi ini kurang lancar berbahasa indonesia lho, soalnya dalam sehari-hari dia menggunakan Bahasa Aceh, dia tinggal di Sikabu dan sekarang kuliah di Universitas Muhammadiyah Banda Aceh di Fakultas Hukum, (jadi pengacara ne yee,,,) Hahaha......

3. Selanjutnya Risna Wati, Risna ini orangnya cerewet, tapi baik juga. dia tinggal di Desa Padang Geulumpang Aceh Barat Daya, dan sekarang dia kuliah di universitas Serambi Mekkah Aceh Barat Daya, kalau soal jurusannya saya ngak tau, yang pasti dia udah nikah,,,Hehehe......

4. Namanya Aries Fadhilah, sering dipanggil Aries, orangnya gaul dan sering memakai asesoris yang berlebihan ketika di sekolah. Dia tinggal di Desa Alue Sungai Pinang Aceh Barat Daya dan kalau ngak salah dia sekarang kuliah di Universita Teuku Umar Meulaboh Aceh Barat.

5. Selanjutnya Eka Suriana, Eka ini tinggal di Desa Padang Geulumpang Aceh Barat daya, Eka ini orangnya agak cengeng gitu dan paling takut sama yang namanya KECOA, dan sekarang dia sudah nikah juga.

6. Nama saya Ayuzal sering dipanggil Rizal atau ijal. Saya orangnya biasa aja, dan saya tinggal di Susoh, tepatnya di Desa Gadang Rawa dan sekarang saya tinggal di Banda Aceh. Kegiatan saya sekarang kerja, kerja dan kerja. Hehehehe......

7. Dan yang terakhir di foto itu namanya Afdinal, dia tinggal di Desa Geulumpang Payong Blangpidie Aceh Barat Daya. Orangnya sombong - sombong gitu deh, tapi tetap baik. Afjoey ini (julukan nama yang dibuatnya sendiri) sehari - hari bekerja membantu orang tuanya menjual martabak di sekitar terminal Blangpidie Aceh Barat Daya.

Ini namanya Ida Wahyuni, atau sering di panggil Ida atau Ayu, orangnya baek, lucu, tapi saat berkawan dia itu suka pilih - pilih kawan (dia ngaku sendiri lho, hehehe...) dia tinggal di Keude Siblah, dan sekarang kuliah di Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh, di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

Ini namanya Afriani Ekasari Fitriani (panjang juga ya namanya). Nama Panggilannya Eka, dia orangnya baik. Eka ini satu - satunya siswi yang beragama Kristen di SMK Negeri 1 Blangpidie, dia ini pindahan salah satu dari SMK yang ada di Manado. dan setelah lulus dari SMK dia kembali lagi ke Manado. Walaupun jauh kami tetap sering berkomunikasi.

Kalo ini namanya Arifin, alias Jefin. Dia tinggal di Sikabu Aceh Barat Daya. dan sekarang di Kuliah di universitas Teuku Umar Meulaboh Aceh Barat. Kalau jurusannya saya ngak tau, karena kami jarang berkomunikasi.

Sedangkan yang ini namanya Erna Winda Yanti, orang sering panggil Erna atau Winda. Anaknya baik tapi paling enak di kerjain,,,hehehe. Dia tinggal di Desa Padang Baru Kecamatan Susoh Aceh Barat Daya.

Kalau yang ini namanya Maslinda sering di sebut Linda, dia ini pernah duduk sebangku dengan saya waktu masih sekolah dulu, orangnya baik tapi sering mencontek, Hehehe. Dia tinggal di Desa Sikabu Aceh Barat Daya, dan sekarang kuliah di STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya, yang pasti Linda ini calon Guru Matematika, soalnya sekarang dia kuliah di Jurusan Matematika, betulkan Buk,,, Hehehe......

Kalau yang ini namanya Ela Maulina, teman - teman panggil dia Ela. dia tinggal di Desa Padang Baru Susoh Aceh barat Daya, dan sekarang kuliah di AMIKI (Akademi Manajemen Informatika) di Aceh Barat Daya. Dia orangnya baik dan lucu bila diajak becanda.





Nah...............Ini adalah beberapa siswa siswi SMK Negeri 1 Blangpidie Jurusan Manajemen Bisnis, dan masih banyak lagi teman - teman sekelas saya. Karena keterbatasan foto makanya tidak saya muat mereka,,,hehehe......

Sekian dulu ya, ntar pasti saya sambung lagi,,,, Byeeeeeeeee......

Rabu, 24 November 2010

Me & Friend's


Rizal ( Ayuzal )
Risna ( Risna Wati )
Adi ( Sutardi )
Aries ( Aries Fadhilah )
Usri ( Usri Monica )
Eka ( Eka Suriana )
Afjoey ( Afdinal )




Adi ( Sutardi )

Eka ( Afriani Ekasari Fitriani )

Jefin ( Arifin )

Linda ( Maslinda )

Rizal ( Ayuzal )

Usri ( Usri Monica )



Adi ( Adi Yanto )

Rizal ( Ayuzal )

Riki ( Riki Ariansyah )
Desy ( Desy mulyani )
Lia ( Juliati )

Hadi ( Nurhadi )
Cici ( Cici Lrstari )

Di Ulele

Jalan - jalan bersama kawan - kawan
di Ulele Banda Aceh
pada
tanggal 7 November 2010


Ijal, Adi dan Ida


Adi dan Ida


Ijal dan Ida


Adi


Ida


Ijal

Minggu, 14 November 2010

Mengenang 1 Tahun Meninggalnya Almarhum “ALI IDRIS”

Maaf, aku sempat terlupa atas ketidak beradaanmu saat ini, apa kabarmu disana ? di alam yang aku tak pernah tahu bagaimana rasanya. Dingin kah disana ? atau kamu merasa kesepian ? rumah abadimu terlalu jauh bagiku untuk datang dan menyapamu yang telah beristirahat dengan tenang disana. Hari ini tanggal 14 November 2010 tepat 1 tahun meninggalnya dirimu. Tak ada yang mengharuskan, kaberadaan dan kehidupan kita, karena kita tak tahu sepanjang dan selama apakah kita hidup, seperti hal nya saat kamu dipanggil-Nya untuk kembali kepelukan yang Maha Pengasih. 14 November 2009 hari berkabung bagi kami, dimana seorang teman, saudara merasa kehilangan atas kepergianmu. Semoga kamu diberi tempat yang terindah disana…dalam keabadian. Kita tidak pernah tahu, selama apa kita akan hidup, selama apa kita bisa membuat orang lain bahagia, dan selama apa kita bisa berbuat baik, tanpa merugikan orang lain, banyak hal yang terkadang kita lupakan, karena kesibukan semata. Kita akan merasakan sangat kehilangan seseorang, pada saat orang itu benar-benar jauh dari pandangan kita.


Sabtu, 13 November 2010

Heboh, Ikan Bertulisan Arab


BLANGPIDIE - Rumah Suhardi HS, di Gampong Ladang, Kecamatan Susoh Abdya, tiba-tiba disesaki orang. Warga beberapa desa di sekitar Gampong Ladang berduyun-duyun menuju rumah Suhardi. Dan, nama Suhardi pun melambung bak selebritas.

Semua itu hanya karena seekor ikan yang menurut warga setempat disebut eungkot reugak atau lazim disebut ikan dencis. Entah bagaimana cara melihatnya, tiba-tiba beredar rumors di kedua sisi tubuh ikan itu terdapat tulisan arab.

Bagai virus maut yang menyebar cepat, isu tulisan arab itupun menjalar ke seantero pelosok. Hasilnya, ratusan bahkan seribuan orang dari Kecamatan Susoh dan Blangpidie berdesakan menuju rumah Suhardi. Mereka ingin melihat tulisan arab di tubuh ikan itu. “Memang ada terlihat seperti tulisan arab, tapi tak bisa terbaca alias kabur. Saya datang untuk membuktikan isu yang tiba-tiba membuat heboh. Yang jelas tulisan itu tak bisa dibaca,” kata Masykur, seorang pensiunan pesuruh SD dari Desa Baharu, Susoh, yang ikut latah melihat ikan aneh tersebut.

Sumber yang dihimpun Prohaba, ikan itu semula didapat oleh Saprul (34), seorang nelayan dari Desa Palak Kerambil. Lalu ia memberikan kepada keluarga Suhardi yang terhitung kerabatnya. Ikan yang diberikan lazim disebut eungkot reugak sebanyak lima ekor.



Saat dibersihkan di muara atau kuala, spontan terlihat ‘keanehan’ yakni berupa tulisan arab pada salah satu ikan. Dan langsung saja semua ikan itu dibawa pulang ke rumah Suhardi, serta satu yang aneh tetap dibiarkan, artinya tidak diolah. “Ikan itu dikasih oleh adek saya Saprul. Kebetulan hari ini dia dapat ikan banyak, dia sendiri tidak tahu kalau ada ikan hasil tangkapannya itu bertulisan mirip tulisan Arab,” kata Suhardi menceritakan penomena alam yang dialaminya itu.

Menurut, Suhardi H, tulisan arab itu tidak hanya terdapat pada satu ekor ikan, melainkan ada dua ekor ikan. “Yang satu sudah dipotong-potong untuk dimasak, sedangkan yang satu lagi masih utuh. Yang terpotong itu karena waktu itu istri saya tidak terlalu memperhatikannya, ketika menemukan satu ekor ikan bertulisan Arab, dia langsung memeriksa bagian badan ikan yang lain, ternyata yang satunya lagi juga didapatkan kaligrafi Araf,” paparnya.

Yang jelas, rumors tulisan arab itu memang ada, tapi untuk membuktikan bahwa itu benar tulisan arab, juga susah. Soalnya tidak bisa terbaca. Jadi tergantung dari sisi mana orang yang melihat. Jika di pikiran memang sudah terpatri ada tulisan arab, maka muncullah tulisan arab. Tapi jika kita memang berpikir rasional, tak kan pernah nampak tulisan arab itu, walaupun hebohnya sudah luar biasa. Karena itu, tergantung pada kita sendiri. Mau ada atau tidak tulisan arab di tubuh ikan, daun kayu atau segala hal lainnya!