Ayuzal : Desa Gadang, 05 Februari 1990 - 05 Februari 2013 ( 23 Tahun )
“Happy birthday to you….2x happy
birthday 2x happy birthday to you….”,”slamat ulang tahun2x slamat ulang tahun
(Ayuzal) slamat ulang tahun”, lagu ini sangat tidak asing di telinga kita karena
ketika keluarga kita , sanak kerabat kita, teman sejawat kita, dan seterusnya ketika berulang tahun kita
menyanyikan lagu ini untuk mereka , kalau tidak bisa bermuwajjahah langsung
maka dengan via telephone , sms, Fb, e-mail dan seterusnya. Ada sebagian
diantara kita yang ketika berulang tahun menyempatkan untuk mengadakan pesta
(ini biasanya untuk orang-orang yang kaya ) sehingga yang diundang pun para
pejabat, para tokoh masyarakat di sekeliling sehingga menuntut para undangan
memberikan hadiah pada si ulang tahun, dan sedangkan untuk yang berulang tahun
harus menyiapkan jamuan yang layak yang tidak mengecewakan untuk para undangan
sehingga para undangan dan yang mengundang juga sama-sama repot. Kalau kita menilik
kehidupan mahasiswa-mahasiswi pada umumnya biasanya kalau salah satu diantara
mereka berulang tahun maka mereka mengundang temen-temenya untuk datang ke
kamarnya kemudian ada pesan kesan dari beberapa temanya yang sifatnya membangun
untuk kemajuan hidup orang yang berulang tahun , makan-makan bareng sederhana
dengan tumpeng atau nasi bungkus misalnya merupakan acara selanjutnya, kemudian
ditutup dengan do’a (khususnya itu terjadi di kehidupan asrama).
Betapa banyak macamnya bentuk perayaan ulang tahun yang ada di
sekeliling kita , yang terpenting adalah tidak keluar atau tidak melepaskan
inti penting dalam perayaan ulang tahun apakah itu :
- Ingat umur kita bertambah dan kematianpun juga semakin dekat
- Jadikan ini moment untuk muhasabah (instropeksi diri), apakah selama ini yang saya lakukan? Sudah baikkah saya? Manakah sikap yang harus saya rubah untuk jadi lebih baik? Sudahkah saya menjadi anak yang sholih/sholihah, sudahkah saya mempunyai pribadi baik untuk orang-orang di sekeliling saya dan bermu’asyaroh (bergaul ) dengan siapapun dengan baik? Dan yang paling terpenting sudahkah kita menjadi hamba Allah yang muttaqin selama ini? serta masih banyak pertanyaan-pertanyaan yang harus kita jawab ketika kita berulang tahun.
- Jadikan moment ini untuk mengingat kesalahan-kesalahan kita yang kita lakukan pada Allah SWT (ini bisa di ampuni dengan jalan istighfar dan taubat ), kesalahan pada Ayah dan Ibu, Keluarga , dan teman-teman atau yang lainya dan mintalah maaf pada mereka.
- Jadikan ini moment untuk minta saran dan kritik yang membangun pada orang –orang disekeliling kita sehingga ada perubahan yang baik pada diri kita untuk melangkah ke depan.
- Berdo’a dan minta do’a pada orang-orang disekeliling kita yang baik-baik untuk kita baik itu wasilahnya nanti dengan tasyakkuran tumpengan , bancaan sederhana dan seterusnya
Jika kita bisa melakukan 5 hal di
atas pada saat kita berulang tahun maka kita akan benar-benar memperoleh makna
ulang tahun itu sendiri dan akan muncul sosok baru dari diri kita dengan
dibekali semangat untuk berubah menjadi lebih baik
Di Al-qur’an di sebutkan “ WAL TANDZUR NAFSUN MAA QODDAMAT LIGHOD” (dan lihatlah wahai seseorang apa yang kamu lakukan terdahulu untuk masa depanmu. Intinya intropeksi diri untuk menjadi lebih baik dalam melangkah di kehidupan selanjutnya.
