KATA
PENGANTAR
Puji
syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena Berkat Karunia-Nya
penulis dapat mnyelesaikan tugas makalah yang berjudul Pasar Bebas dan
Kebijakan – Kebijakan Pemerintah. Penulis juga bersyukur atas rezeki serta
kesehatan yang di berikan kepada penulis sehingga dapat mengumpulkan bahan
materi makalah ini. Penulis juga berterimakasih kepada Dosen pengasuh Mata
Kuliah Pengantar Pemasaran Bapak Nasir Ibrahim, SE. M.Si atas arahan yang telah
di berikan.
Penulis
menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, masih banyak
kekurangan – kekurangan baik dalam penulisan maupun pembahasannya. Berdasarkan
hal tersebut penulis mengharapkan masukan berupa kritik dan saran untuk
kesempurnaan makalah ini.
Akhirnya
penulis berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi
kami dari penulis sendiri. Amin Yarabbal ‘Alamin.
Blangpidie,
30 Juni 2012
Penyusun
AYUZAL
NPM. 1111050083
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB
I PASAR BEBAS DAN KEBIJAKAN –
KEBIJAKAN PEMERINTAH
A. Pandangan tentang Pasar Bebas
B. Corak Kegiatan Ekonomi Pasar Bebas
C. Kebaikan Ekonomi Pasar Bebas
D. Campur Tangan Pemerintah
BAB
I
PASAR
BEBAS DAN KEBIJAKAN – KEBIJAKAN PEMERINTAH
A.
Pandangan Tentang Pasar Bebas
Abad
yang lalu Adam Smith telah megemukakan suatu pandangan yang pada hakekatnya
menyetakan baha kegiatan dalam prekonomian tidak perlu di atur oleh perintah.
Menurut Adam smith apa bila setiap induvidu dalam masyarakat diberikebeban
untuk melakukan kegiatan ekonomi yang di ingin mereka maka maka kebebasan untuk
mewujudkan efesiensi yang tinggi dalam kegiatan ekonomi Negara dan dalam jangka
panjang kebebasan tersebut akan mewujudkan pertumbuhan akan ekonomi yang teguh
dan mantap.Dengan perkatan lain, Menurut Adam Smith apa bila pemerinta tidak
secara aktif terlibat dalam mempengaruhi kigiatan ekonomi,maka perekonomian
tersebut tersendirinya mengatur dan membuat penyesuaian didalam berbagai aspek
kegiatan ekonomi. Dalam analisis ekonomi yang dapat pada masa ini, system
ekonomi seperti yang terangkan oleh adam smith di atas dinamakan sebagai?
Sistem Ekonomi Pasar Bebas.
Sistem
ekonomi dapat bedakanyaitu 3 bagian :
-
1. Ekonomi
Pasar Bebas
-
2. Ekonomi
campuran
-
3. Ekonomi
perencanaan pusat
Alih
– alih ekonomi berkeyakinana bahwa system pasar bebas merupakan system ekonomi
yang mewujudkan kegiatan ekonomi yang paling efisien dan kemakmuran masyarakat
yang paling optimum. Pandangan ini di pelopori oleh adam smith yang di
kemukakan dalam buku “(An Inguary Into The Natur end of thewealth of Nation)”
yang terbitkan pada tahun 1776 . Merut pandangan pengaturan kegiatan sesuatu
perekonomian yang tidak perlu jalankan oleh pemerintah, karena,”InsibleHand”yaitu
mekanisme pasar, dapat terwujudnya kegiatan –kegiatan ekonomi yang efisien dan
makmuran masyarakat yang optimum.
Kritik
dan kesaran tentang kelemahan-kelemahan sisten pasar bebas telah mendorong
perintah untuk tela melakukan lebih banyak campuran tangan dalam kegiatan .
kritik yang paling etrim,terdapat sistem pasar bebas telah mewujudkan system
ekonomi perencanaan pusat. Dalam system perencanaan pusat, Dalam sisten
perencanaan cocok kegiatan dan jenis barang yang akan diproduksikan sepenuhnya
ditentukan oleh pemerintah di atur perencanaan pusat.
Pandangan
pengkritikan –pengkritikan lain efisien pasaran bebas tidaklah seektrim seperti
golongan yang menyokong penghapusan system pasaran bebas dan mengantikannya
dengan system perencanaan pusat. Sistem Pasar Bebas mempunyai beberapa
kelemahan yang menim bulkanakibat buruk keatas efisiensi kwegiatan ekonomi dan
kesejahtraan dan Khalayak ramai. Sistem ekonomi dimana pada umumnya siswtyem
pasaran bebas tetap diberi kesempatan untuk berfungsi tetapi disbanding –
banding tertentu pemerintah secara aktif mengatur atau menjalankan kegiatan
ekonimi dinamakan “Sistem Ekonomi Campuran.
B.
Corak Kegiatan Ekonomi Pasar Bebas
Dalam teori Permintaan dan Penawaran dan dalam analisis kelakuann
konsumen telah diterangkan interaksi diantara penjual dan pembali dalam
menentukan jenis barang dan jumlah barang yang diperlukan diproduksikan.
1.
Analisis Keseimbangan sebahagian dan umum
Analisis yang dinyatakan diatas
dinamakan analisis keseimbangan sebahagiaan atau partial “Eqilibrium
analisis,yaitu analisis kegiatan ekonomi dibuat secara bersaingan tampa
memperhatikan hubungan kait – mengait berbagai kegiatan aspek kegiatan
tersebut. Analisis yang merangkumi intraksi berbagai kegiatan dalam ekonomi
dinamakan “Analisis Keseimbagan Umum atau General Equilibrium Analisis.”
Berdasarkan sirkulasi aliran pendapatan, Interaksi diantara sector Perusahaan
dan Rumah Tangga dapat dibedakan menjadi dua bentuk interaksi yang utama yaitu
interaksi dipasaran barang dan interaksi dipasaran factor.
2.
Analisis Keseimbangan Sebahagian Pasar Barang dan Pasar Factor
Dalam suatu perekonomian pasar
keinginan konsumen penting peranannya dalam menentukan corak kegiatan ekonomi.
Keinginan konsumen akan memberikan petunjuk kepada Firma – firma dalam
menentukan jenis barang dan jasa-jasa yang perlu diproduksikan dipasar. Corak
kegiatan ekonomi yang akan wujud dalam suatu perekonomian pasar bebas terutama
ditentukan oleh interaksi diantara sector perusahaan dan sector rumah tangga
dipasar barang Keseimbangan yang dicapai dalam pasar barang tersebut akan
menentukan corak permintaan keatas factor – faktor produksi dalam analisis ini
misalkan hanya satu factor produksi yang digunakan yaitu tenaga kerja.
3.
Analisis Keseimbangan Umum Intraksi diantara Berbagai Pasar
Intraksi antara
firma-firmadengan pemilik - pemilik factor produksi dipasar factor akan
menentukan harga factor produksi yang ditawarkan dan jumlah setiap factor
produksi yang digunakan. Keseimbangan diberbagai pasar factor akan menentukan
pendapatan berbagai pasar factor akan menentukan pendapatan berbagai rumah
tangga dan corak distribusi pendapatan dalam perekonomian.
C.
Kebaikan Ekonomi Pasar Bebas
Ahli – ahli ekonomi berkeyakynan
bahwa system ekonmi pasar mempunyai beberapa kelebihan dan keistimewaan jika
dibandingkan dengan system – system ekonomi yang pasaran bebas adalah :
-
Faktor
– factor Produksi akan digunakan dengan efisien
-
Kegiatan
– kegiatan ekonomi dalam pasaran diatur dan diselaraskan dengan efisien
-
Pelaku
kegiatan diberi kebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi yang disukai
-
Pertumbuhan
ekonomi yang teguh akan dapat diwujudkan
1.
Efisiensi Penggunanaan Faktor – Faktor produksi
Sistem
ekonomi Pasar Bebas pada hakikatnya merupakan perekonomian yang terdiri dari
sasaran – sasaran barang yang bersifat persaingan sempurna. Dalam pasar
persaingan sempurna telah jelas bahwa setip firmaakan dapat mencapai Efisien
Alokatif dan Efisien Produktif.
a.
Efisiensi
Alokatif
Suatu
firma untuk mencapai efisiensi alokatif apbila tingkat harga ongkos marginal
apabila keadaan ini dicapai maka kemakmuran masyarkat dalam pasaran persaingan
sempurna akan mencapai maksimum.
b.
Efisiensi
Produktif
Untuk mencapai efisiensi produktif, Ongkos Produktif Firma – firma
dalam pasaran mestilah mencapai ongkos produksi yang minimum yaitu titik yang
rendah atau bahwa. Firma monopoli memperoleh keuntungan lebih dari
normal.Jumlah produksi adalah dibawah produksi yang kapitalisme penuh dan
ongkos produksi adalah lebih tinggi dari maksimum.
2.
Kebaikan – kebaikan lain
Sistem ekonomi pasaran bebas mempunyai
dua jenis efisien yaitu efisien alokatif dan efisien produktif, system ekonomi
pasaran bebas mempunyai beberapa kebaikan yang terpenting adalah :
-
Dapat
secara efisien menyelaraskan berbagai kegiatan – kegiatan ekonomi
-
Mewujudkan
pertumbuhan ekonomi yang teguh dalam jangka panjang
- Setiap
pihak ( Produsen atau konsumen ) mempunyai kebebasan dalam memilih kegiatan
ekonomi yang ingin dijalannya dan membeli barang dan jasa yang ingin
dinikmatinya
a.
Menyelaraskan
kegiatan ekonomi dengan efisien
Perekonomian pasar terdiri dari
berbagai jenis pasarr yaitu berbagai pasar bahan makanan, bahan pertanian lain.
Barang pertambangan, berbagai bahan jenis, berbagai bahan industri dan berbagai
jenis jasa – jasa. Perbandingan dan pengamatan yang diloakukan keatas berbagai
system ekonomi yang menunjukan bahwa system ekonomi pasar babas merupakan
system yang paling cangih dalam mengatur operasi suatu ekonomi dan mewujudkan
penyesuaian – penyesuaian sebagai akibat perubahan beberapa pasar.
b. Mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang efisien
Produktifitas individu akan dapat
ditingkatkan dan ini akan memberikan sumbangan penting kearah pertumbuhan
ekonomi yang cepat dan teguh. Pasar juga meggalakkan individu – individu untuk
melakukan pembaharuan – pembaharuan ( inovasi ) dalam kegiatan ekonomi supaya :
-
Mereka
mampu bersaing dengan pihak – pihak lain
-
Untuk
mendapatkan pendapatan dan keuntungan yang lebih besar dari kegiatan ekonominya
c. Kebebasan Dalam Melakukan Kegiatan Ekonomi
Khalayak ramailah yang akan mememtukan jenis – jenis barang yang
perlu diwujudkan dan diberi kebebasan untuk menentukan keinginan mereka,
keinginan mereka inilah yang seterusnya akan menentukan corak kegiatan ekonomi
yang akan diwujkudkan dipasar. Perusahan – perusahan juga mendapat kebebasan
yang luas dalam menjalankan kegiatan mereka dan terdapat kebebasan kepada
setiap firma untuk menentukan jenis barang yang akan diproduksikannya.
d. Kegagalan Ekonomi Pasar Bebas
Dalam kegiatan ekonomi yang sebenarnya terdapat beberapa bentuk
kegagalan dari system pasar untuk mewujudkan kegiatan ekonomi yang teguh dan
efisien. Kegagalan tersebut terutama bersumber dari factor – factor sebagai
berikut
-
Akibat
– akibat ekstern (eksternaliti) yang merugikan
-
Kekurangan
produksi barang public dan barang merit
-
Kewujudan
kekuasaan monopoli dalam pasar
-
Kegagalan
membuat penyesuaian degan efisien
-
Distribusi
pendapatan tidak setara
1. Akibat – akibat Ekstern Yang Merugikan
Untuk memahami arti konsep akibat – akibat ekstern yang perlu ada
perbedaan antara ongkos pribadian, ongkos sosial. Yang dimaksud degan ongkos
pribadi adalah ongkos yang dibelanjakan oleh produsen keatas factor – factor
produksi yang digunakan untuk mewujutkan barang yang dihasilkannya. Sedangkan
ongkos social adalah perbelanjanan penanan musuh tanaman yang digunakan ongkos
– ongkos lain yang mesti dibayar masyarakat seperti kerugian kematian didalam
system irigasi sebagai akibat penggunaan obat pembasmi penyakit tanaman.
2.
Akibat
Buruk Kegiatan Monopoli
Sistem Pasar Bebas
sempurna adalah system ekonomi yasng ideal yang dalam prakteknya tidak akan
wujud. Pasar persaingan sempurna diberbagai kegiatan ekonomi adalah ciri utama
dari system ekonomi pasar bebas, dan dalam prakteknya tidak satu jenis pasar
barang pun boleh digolongkan sebagai pasar persaingan sempurna.
3.
Masalah
Mewujudkan Penyesuaian Yang Segera dan Efisien
Faktor – factor produksi yang berbeda kwalitatnya adalah beberapa
factor yang dapat merugikan operasi mekanisme pasar. Dalam pasar terdapat
berbagai jenis kegiatan (Rigidities) yang menyebab penyesuaian akan berlaku
secara perlahan atau tidak berlaku sama sekali
4.
Ketidak
Setarasan Distribusi Pendapatan
Kelemahan penting dalam system pasar bebas adalah kecenderungannya
untuk mewujudkan distribusi pendapatan yang semakin tidak setara apabila
perekonomian semakin berkembang. Perekonomian pasar cenderung untuk memberikan
ganjaran yang lebih besar kepada pihak – pihak yang mempunya kemampuan untuk
bekerja lebih giat dan lebih efisien. Golongan yang pendapatannya lebih rendah
ini biasanya merupakan golongan yang terbesar. Tujuan dari kegiatan setiap
perekonomian adalah mewujudkan keadilan ekonomi yaitu setiap golongan dari
individu dalam masyarakat dapat menikmati hasil – hasil kegiatan secara merata.
D.
Campur Tangan Pemerintah
Dari
kelemahan-kelemahan mekanisme pasar yang tela di uraikan dibagian sebelumnya
Ini dapat simpulkan bawah campuran tangan pemerintah mempnyai beberapa tujuan penting seperti yang dinyatakan adalah sebagai berikut :
Ini dapat simpulkan bawah campuran tangan pemerintah mempnyai beberapa tujuan penting seperti yang dinyatakan adalah sebagai berikut :
- 1. Mengawasi
agar akibaat ekster kegiatan ekkonomi yanag merugikan dapat kehindai atau
akibat buruk dapat kurangi
- 2. Menyediakan
barang public yang ccukp hingga masyarakat dapat memper oleh barang tersebut
muda dan dengan ongkos yang murah
3. Menyawasih Kegiatan-kegitan perushan
terutama perusahan yang besar mempenyaruhi pasaar, agar mereka tidak mempunyai
perusahan menopoli merigikan khalajak ramai